Pengamat Poin Pergantian Pj Wali Kota Ibarat Permainan Sepak Bola

Pengamat Poin Pergantian Pj Wali Kota Ibarat Permainan Sepak Bola

ATHLISTS.COM– Pengamat Pemerintahan, Andi Luhur Prianto  mengevaluasi pergantian Pj Wali Kota Makassar ibarat permainan sepak bola.

Kota Makassar, kata ia,  telah pernah ganti striker.  Umumnya striker substitusi itu dianggap lebih baik melakukan perintah pelatih.

“Selain  memang  pelatihnya  yang  tak punya perintah dan taktik permainan yg  jelas,” kata Luhur, Kamis, 25 Juni 2020.

Hasilnya , kata Luhur tersebut, justru bikin  linglung penonton. Pasalnya, striker sementara beradu melawan wabah mengapa tiba-tiba diganti.

Tetapi juga butuh persediaan sumber daya yang melimpah. Dia mengukur sangat berlebihan mempromosikan pejabat-pejabat yang baru berpindah pada formasi jabatan yang tekanan politiknya benar-benar kuat.

Jabatan Penjabat Wali Kota Makassar ini langgam politik, pejabat administratif bahkan akan terseret pusaran arus politik elektoral. Apalagi, kata ia, tingkatan Pilwali telah di mulai kembali.

“Pergantian-pergantian seperti ini cuma  menunjukkan mutu kepemimpinan Gubernur Sulsel dalam mengawal transisi pemerintahan di Kota Makassar,” terangnya.

Luhur menyebut warga Makassar disuguhi arahan kepemipinan tanpa arah (direction) dan penuh ketidakpastian.

“Seluruhnya dibangun berbasis interest politik elektoral. Penjabat wali kota yang datang dan pergi memang bukan opsi warga kota,” ujarnya.

“Sejatinya, kota ini butuh pemimpin yang  sanggup menggerakkan solidaritas sosial lintas-batas, membangun kolaborasi dan punya  taktik cermat melawan pandemi,” pungkasnya.

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>