Infiltrasi Peretas Menyerang Perusahaan

Infiltrasi Peretas

Infiltrasi Peretas adalah istilah yang telah menjadi identik dengan banyak Peristiwa Keamanan Jaringan. Di sinilah infiltrator masuk ke sistem komputer dan menyerangnya dari dalam. Infiltrasi Peretas semacam ini sangat jarang dan biasanya hanya terjadi selama ‘perang dunia maya’ di mana penyerang mencoba menggunakan data atau perangkat lunak palsu untuk mengelabui staf TI perusahaan agar membeli produk atau layanan keamanan tambahan.

Akses yang Dapat Digunakan Untuk Infiltrasi Peretas

Dalam kasus ini, peretas dapat memperoleh akses ke bagian dalam sistem komputer perusahaan. Hal ini dapat memungkinkan mereka untuk mendapatkan akses tidak sah ke informasi rahasia yang dapat membahayakan informasi tersebut atau bahkan menempatkan jaringan pada risiko lebih lanjut untuk disusupi. Peretas mungkin juga ingin memanfaatkan kerentanan jaringan untuk melakukan aktivitas ilegal seperti penambangan data. Ini termasuk menangkap informasi untuk digunakan dalam spamming, atau mengambil bagian dalam serangan Denial of Service terdistribusi.

Apa yang membuat penyusup berhasil? Tujuan dari penyusup adalah untuk mendapatkan akses ke sistem dan kemudian tetap berada di dalamnya. Mereka akan sering menjauh dari pandangan dan malah menggunakan alat elektronik untuk menutupi keberadaan mereka atau mengejar sistem tertentu. Meskipun mereka mungkin tidak memiliki kendali penuh atas sistem, mereka memiliki kendali atas program dan utilitas tertentu yang memungkinkan mereka menyiasati deteksi. Penting untuk dicatat bahwa meskipun seorang peretas tidak berada di dalam sistem, mereka masih dapat menyebabkan banyak kerusakan dengan menggunakan cara-cara ini, karena mereka dapat mengirim spam melalui email serta menguras bandwidth dan mungkin menyebabkan kegagalan sistem.

Sebagian Besar Peristiwa Keamanan Jaringan

Sebagian besar peristiwa Keamanan Jaringan melibatkan infiltrasi yang dilakukan oleh orang-orang yang telah memperoleh izin atau pengetahuan khusus dalam jaringan bisnis. Ketika itu melibatkan jaringan bisnis, itu lebih mungkin dilakukan oleh seorang karyawan. Namun, bahkan perusahaan dengan banyak karyawan, jika seorang hacker ada di dalam sistem mereka mampu membuat kekacauan dengan jaringan.

Alasan penyusup begitu berbahaya adalah karena mereka dapat menggunakan banyak cara untuk masuk ke jaringan. Metode umum untuk ini adalah menggunakan bug perangkat lunak. Bug adalah program kecil yang digunakan untuk mengizinkan akses ke komputer. Dengan menggunakan jenis bug perangkat lunak yang tepat, penyusup dapat memperoleh akses ke informasi sensitif. Yang kemudian memungkinkan mereka menanam virus, Trojan, worm, dan program merusak lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada sistem atau bahkan jaringan itu sendiri. Kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh seorang hacker berbeda-beda tergantung dari tujuan penyusup tersebut.

Baca Juga Artikel Tentang SEJARAH POLITIK ELIT GLOBAL DALAM BUKU KARYA DAVID ROTHKOPF

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>